EIRENE : Jurnal Ilmiah Teologi http://ojs.ukip.ac.id/index.php/eirene_jit <p>EIRENE adalah Jurnal Ilmiah Teologi, menerbitkan artikel ilmiah hasil-hasil penelitian setelah ditelaah dengan baik oleh para editor di dalam bidangnya. Berdasarkan hasil kajian sesuai bidang teologi meliputi aspek dogmatika, etika, biblika, pastoral, misiologi, Pendidikan agama, serta interaksinya dengan bidang ilmu yang lain. Jurnal ini diharapkan mampu sebagai tempat penyalur gagasan dari pemikir-pemikir teologi dan referensi bagi masyarakat, terbit setiap juli dan Desember.</p> en-US <p><strong>Copyright and License</strong></p> <p><strong> </strong></p> <p><strong>Copyright</strong></p> <p>Tentang hak cipta, penulis menyetujui persyaratan sebagai berikut:</p> <ol> <li>Hak Penulis: Penulis mempertahankan hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang berkaitan dengan artikel. Penulis juga diizinkan untuk menggunakan kembali substansi artikel di situs web pribadi, repositori institusi, atau tujuan lain seperti penelitian lebih lanjut, kuliah, buku, atau diskusi kelas dengan pengakuan publikasi awal di jurnal ini.</li> <li>Jaminan dari Penulis: Penulis menjamin bahwa artikel adalah asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah diterbitkan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang diberikan secara eksklusif pada penulis dan bebas dari hak pihak ketiga, dan bahwa penulis telah memperoleh izin tertulis yang diperlukan untuk mengutip dari sumber lain.</li> <li>Lisensi Penerbitan dan Pengarsipan: Penulis memberikan Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan hak publikasi dan distribusi pertama dalam edisi elektronik dan cetak artikel secara bersamaan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC- SA 4.0). Jika naskah diterima untuk diterbitkan, penulis harus mengisi, menandatangani dan mengirimkan kembali Deklarasi dan Jangka Waktu Hak Cipta. Penulis juga setuju untuk memberikan Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan hak untuk membuat dan menyimpan salinan arsip elektronik dari artikel tersebut.</li> </ol> <p> </p> <h2><strong>License</strong></h2> <p>Semua karya dalam jurnal ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License yang memungkinkan orang lain untuk:</p> <ol> <li>Bagikan: salin dan distribusikan kembali materi dalam media atau format apa pun</li> <li>Adaptasi: remix, ubah, dan buat materi</li> </ol> <p>Di bawah ketentuan berikut:</p> <ol> <li>Atribusi: Anda harus memberikan kredit yang sesuai (yaitu, kutipan yang tepat dari publikasi awal dalam jurnal ini), memberikan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan. Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara apa pun yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.</li> <li>NonKomersial: Anda tidak boleh menggunakan materi untuk tujuan komersial.</li> <li>ShareAlike: Jika Anda me-remix, mengubah, atau membangun materi, Anda harus mendistribusikan kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama seperti aslinya.</li> </ol> rickymontang70@gmail.com (Dr. Ricky D. Montang, M.Th) skivo_watak@ukip.ac.id (Skivo Reiner Watak) Tue, 12 Dec 2023 00:00:00 +0000 OJS 3.3.0.10 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 MENINGKATKAN KEAKTIFAN KELUARGA KRISTEN DALAM IBADAH http://ojs.ukip.ac.id/index.php/eirene_jit/article/view/162 <p>Beribadah sangatlah penting bagi kehidupan keluarga Kristen, karena dengan&nbsp; ibadah umat berjumpa dengan Tuhan dan memuliakan nama-Nya melalui pujian dan penyembahan, doa dan firman Tuhan. Namun kenyataanya keluarga Kristen di Jemaat GKI Solagracia Kalafak Teluk Dore masih kurang aktif dalam ibadah-ibadah. Penelitian untuk mengetahui faktor penyebab kurang aktifnya keluarga Kristen dalam ibadah. Mengetahui&nbsp; bagaimana upaya gereja dalam meningkatkan keaktifan keluarga Kristen dalam ibadah. Menggunakan metode kualitatif, dengan teknik observasi, studi pustaka dan wawancara. Diharapkan gereja lebih maksimal dalam meningkatkan keaktifan keluarga Kristen dalam ibadah dan juga diharapkan agar keluarga Kristen dapat memahami dan menyadari ibadah sebagai sikap setia kepada Tuhan sumber pemberi hidup serta lebih aktif beribadah kepadaNya.</p> Agustinus Mobalen, Yulian Anouw, Agustinus Kwaktolo Copyright (c) 2024 Agustinus Mobalen, Yulian Anouw, Agustinus Kwaktolo https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 http://ojs.ukip.ac.id/index.php/eirene_jit/article/view/162 Sat, 02 Mar 2024 00:00:00 +0000 MENGEMBANGKAN MODERASI BERAGAMA DIKALANGAN PERSEKUTUAN ANGGOTA MUDA http://ojs.ukip.ac.id/index.php/eirene_jit/article/view/163 <p><em>Moderasi atau moderator berasal dari bahasa latin moderatio yang berarti moderasi, arti moderasi adalah bertindak sebagai mediator, termasuk peran hakim sebagai penengah (mediator) bagi orang-orang yang mempunyai permasalahan seperti itu. agar keduanya mendapatkan keadilan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pemahaman kepada generasi muda mengenai isu moderasi beragama. Generasi muda sebagai aset dan penerus bangsa harus dibekali dengan pemikiran yang mengarah pada keterbukaan, seperti siap menerima kelompok lain yang berbeda agama. Kegiatan pengabdian yang bertemakan peningkatan moderasi beragama merupakan salah satu cara untuk mengenalkan generasi muda tidak hanya pada pandangan agama yang mendalam namun juga toleransi dan moderasi. Penelitian ini menggunakan Metode kualitatif yang melakukan wawancara secara langsung dan mencacat dokumen untuk mengumpulkan data-data yang akan digunakan untuk menunjang penelitihan. Seluruh data yang diperoleh dan diverifikasi ulang agar data tersebut digunakan sungguh-sungguh valid. Hasil kegiatan menunjukkan kesadaran generasi muda terhadap moderasi beragama sangat baik. Ini merupakan sumber modal yang penting untuk pelatihan kepribadian yang lebih terspesialisasi bagi generasi muda masa depan. Oleh karena itu, perlu dilanjutkannya program perluasan cakupan peningkatan pemahaman moderasi beragama. Kegiatan ini hanya ditujukan untuk generasi muda sehingga dampaknya terbatas. Kedepannya, perlu dilakukan upaya besar dengan melibatkan partisipasi lapisan masyarakat yang lebih luas.</em></p> Arifin Alomona Dompas, Jean Anthoni, Thomson Framonty E Elias Copyright (c) 2024 Arifin Alomona Dompas, Jean Anthoni, Thomson Framonty E Elias https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 http://ojs.ukip.ac.id/index.php/eirene_jit/article/view/163 Sat, 02 Mar 2024 00:00:00 +0000 PENGARUH KETELADANAN HAMBA TUHAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN http://ojs.ukip.ac.id/index.php/eirene_jit/article/view/164 <p>Keteladanan hamba Tuhan merupakan sesuatu yang sangat penting karena akan mempengaruhi kualitas pelayanannya, sehingga seorang hamba Tuhan harus terus-menerus berusaha supaya kehidupannya bisa menjadi teladan dalam segala hal. Metode penelitian yang dipakai adalah metode survey dengan pendekatan korelasional. Metode ini digunakan untuk mengidentifikasi hubungan atau korelasi antara dua atau lebih variabel. Hasil penelitiannya adalah ada hubungan positif antara Pemahaman Keteladanan Hamba Tuhan dan Kualitas Pelayanan, tetapi hubungan ini tidak signifikan dalam populasi. Kecenderungan kualitas pelayanan berada pada kategori "kadang-kadang berkualitas". Kecenderungan Keteladanan Hamba Tuhan berada dalam kategori Kadang-Kadang Teladan menjadi teladan.</p> Bella Oktoviani Kayadoe, Ricky Donald Montang, Wiesye Agnes Wattimury Copyright (c) 2024 Bella Oktoviani Kayadoe, Ricky Donald Montang, Wiesye Agnes Wattimury https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 http://ojs.ukip.ac.id/index.php/eirene_jit/article/view/164 Sat, 02 Mar 2024 00:00:00 +0000 PANDANGAN TEOLOGI TERHADAP LGBT (LESBIAN, GAY, BISEKSUAL DAN TRANSGENDER) http://ojs.ukip.ac.id/index.php/eirene_jit/article/view/165 <p><em>Latar belakang masalah penelitian ini untuk mengetahui (a) faktor apa saja yang mempengaruhi terjadinya LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender); (b) peranan keluarga dan gereja dalam menangani LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender); (c) pandangan teologi kristen terhadap LGBT. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode penelitian kualitatif, yaitu dengan wawancara dan juga situs internet. Hasil data yang didapatkan melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukan: LGBT merupakan penyimpangan seksual, yang tidak dapat dipungkiri, orang kristen juga terjerumus didalamnya. Perilaku LGBT merupakan perbuatan yang keji dimata Tuhan. Ini menimbulkan hal negatif dalam kehidupan masyarakat dan kesehatan. Orang tua sangat berperan penting dalam mendidik anak,&nbsp; memberikan pendidikan seks yang benar dan sesuai Firman Tuhan. Kelompok LGBT ini berhak mendapatkan pertobatan dalam Yesus. Karena untuk itulah Yesus datang kedunia untuk menyelamatkan manusia dari dalam dosa. Gereja juga mempunyai peran yang sangat penting dalam melakukan pendampingan kepada kelompok LGBT.</em></p> Chelsya Chintya Pattiata, Yulian Anouw, Wiesye Agnes Wattimury Copyright (c) 2024 Chelsya Chintya Pattiata, Yulian Anouw, Wiesye Agnes Wattimury https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 http://ojs.ukip.ac.id/index.php/eirene_jit/article/view/165 Sat, 02 Mar 2024 00:00:00 +0000 PENTINGNYA PERANAN ORANG TUA DALAM PEMBENTUKAN SPIRITUALITAS REMAJA http://ojs.ukip.ac.id/index.php/eirene_jit/article/view/167 <p><em>Dalam observasi awal penulis menemukan bahwa di jemaat GKI Emaus km 10 pantai ada sebagian orang tua yang belum menjalankan perananya dengan baik, kurang memperhatikan remaja dan kurang peka terhadap masalah yang dialami remaja karena kesibukan dalam pekerjaan, sehingga berdampak pada kebutuhan mental, kurang kasih sayang, dan spiritualitas remaja tidak terpenuhi dengan baik dan tingkah laku remaja tidak terkendali atau sering dikenal dengan kenalakan remaja . Dengan adanya permasalahan tersebut maka penulis merasa penting untuk melakukan penelitian di Jemaat GKI Emaus km 10 pantai untuk mengetahui bagaimana peranan orang tua dalam pembentukan spiritualitas remaja dan faktor-faktor penyebab menurunnya spiritualitas remaja. Dengan menggunakan penelitian kualitatif yang di mana metode ini dilakukan dengan cara penulis melakukan penelitian secara langsung dengan turun lapangan untuk mengambil data kepada objek yang diteliti. Teknik pengambilan data dengan observasi dan wawancara. Hasil yang didapatkan ditempat penelitian yaitu, dalam lingkungan keluarga ada orang tua yang sudah menjalankan peranannya dengan baik sehingga menghasilkan remaja yang memiliki spiritualitas yang baik pula, tetapi ada juga orang tua yang belum menjalankan peranannya dengan baik yang berdampak pada spiritualitas remaja menjadi buruk. Oleh sebab itu, orang tua harus memahami peranannya dalam keluarga yang adalah dasar dan fondasi bagi pertumbuhan iman keluarga. Serta orang tua harus lebih meningkatkan pereanannya dalam membentuk spiritualitas remaja melalui pengajaran Alkitab.</em></p> Grey Gratsia Silangen, Agustinus Kwaktolo, Jean Anthoni Copyright (c) 2024 Grey Gratsia Silangen, Agustinus Kwaktolo, Jean Anthoni https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 http://ojs.ukip.ac.id/index.php/eirene_jit/article/view/167 Sat, 02 Mar 2024 00:00:00 +0000 Keselamatan Dalam Yohanes 4:13-14 Melalui Ritual Huler Wair Kepada Masyarakat Maumere http://ojs.ukip.ac.id/index.php/eirene_jit/article/view/147 <p>Artikel ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana pesan keselamatan dalam Yohanes 4:13-14 dapat dipahami dan disampaikan kepada masyarakat Maumere melalui ritual huler wair. Dengan pendekatan kontekstualisasi dan hermeneutik tekstual, penelitian ini menganalisis konteks budaya Maumere serta teks Kitab Yohanes untuk mengeksplorasi bagaimana ritual huler wair digunakan sebagai sarana untuk mengkomunikasikan pesan keselamatan Kristen. Penelitian ini mengungkapkan bahwa ritual huler wair bukan hanya menjadi ekspresi kepercayaan, tetapi juga sebuah medium untuk menyampaikan pesan keselamatan dengan cara yang relevan dan bermakna dalam konteks masyarakat Maumere. Hasil penelitian ini memiliki implikasi penting dalam pemahaman tentang bagaimana pesan-pesan agama dapat disesuaikan dengan budaya lokal untuk mencapai pemahaman yang lebih dalam dan penerimaan yang lebih baik oleh masyarakat setempat. Artikel ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dalam upaya penginjilan dan interaksi antarbudaya di daerah Maumere dan wilayah sekitarnya.</p> David Setiawan, Oktavia Ruslianti Copyright (c) 2024 David Setiawan, Oktavia Ruslianti https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 http://ojs.ukip.ac.id/index.php/eirene_jit/article/view/147 Sat, 02 Mar 2024 00:00:00 +0000 PEMAHAMAN JEMAAT TENTANG ARWAH ORANG MATI http://ojs.ukip.ac.id/index.php/eirene_jit/article/view/168 <p>Arwah umumnya dikenal sebagai jiwa atau roh dari orang mati yang dipercayai kehadirannya berada disekitar manusia. Banyak orang kristen yang masih percaya akan keberadaan arwah orang mati disekitar mereka. Hal itu dipercayai karena mereka memiliki pengalaman pribadi ketika bertemu dengan arwah orang mati. Fokus dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman jemaat GKI Galilea Km 8 tentang arwah orang mati dan mengetahui pandangan teologis tentang arwah orang mati. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif, yaitu dengan cara wawancara secara langsung untuk memperoleh informasi (data) yang tepat.&nbsp; Populasinya adalah Jemaat GKI Galilea km 8, terdiri dari 982 jiwa dan 209 Kepala Keluarga (KK). Dengan&nbsp; Sampel yang diambil berjumlah 50 orang terdiri dari 1 pendeta, 14 majelis jemaat, 10 kaum bapak, 13 kaum ibu, dan 12 kaum pemuda.&nbsp; hasil data penelitian, maka kesimpulan yang diambil adalah sebagai berikut: ditemui bahwa jemaat GKI Galilea Km 8 ternyata memiliki pemahaman yang beragam tentang arwah orang matii yaitu Jemaat percaya akan adanya keberadaan arwah orang mati disekitar mereka, Jemaat masih ragu untuk percaya atau tidak percaya akan adanya keberadaan arwah orang mati disekitar mereka dan jemaat tidak percaya akan adanya keberadaan arwah orang mati disekitar mereka.</p> Majesty. C. F. L. Telussa, Ricky Donald Montang, Jean Anthoni Copyright (c) 2024 Majesty. C. F. L. Telussa, Ricky Donald Montang, Jean Anthoni https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 http://ojs.ukip.ac.id/index.php/eirene_jit/article/view/168 Sat, 02 Mar 2024 00:00:00 +0000 TRANSFORMASI ROHANI DAN KESEMPURNAAN HIDUP ORANG PERCAYA: JANJI TENTANG HATI YANG BARU DALAM YEHEZKIEL 11:19-20 http://ojs.ukip.ac.id/index.php/eirene_jit/article/view/158 <p><strong>Abstrak:</strong> Artikel ini merupakan analisis tentang janji hati yang baru yang diberikan oleh Tuhan kepada umat-Nya dalam kitab Yehezkiel 11:19-20. Konteks historis dari pasal ini adalah pemulihan bangsa Israel yang telah diasingkan karena ketidaktaatan mereka. Tuhan berjanji untuk membawa mereka kembali ke tanah mereka dan memberikan hati dan roh yang baru. Konsep teologis yang terkait dengan janji ini meliputi kasih Allah yang tidak bersyarat, keselamatan oleh anugerah, dan pembaharuan rohani. Janji ini mengundang umat manusia untuk mengalami transformasi yang mendalam dalam hidup mereka, mengenal Allah secara pribadi, dan hidup sesuai dengan kehendak-Nya. Dengan menggunakan metode eksegesis 4 lapisan (<em>historia, theoria, </em>moral, dan <em>anagogic</em>), penelitian ini menemukan bahwa tujuan dari janji ini adalah agar umat-Nya hidup dalam ketaatan dan menjadi umat Allah, sementara Allah menjadi Allah mereka. Pembaharuan ini melibatkan penggantian hati yang keras dengan hati yang lembut, serta mengikuti tuntunan hati dan roh yang berasal dari Tuhan. Artikel ini menekankan pentingnya keterlibatan manusia dalam merespons janji ini dengan melakukan kebenaran dan hidup dalam kasih Tuhan.</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> Janji; hati; roh; Israel;&nbsp;berbalik</p> naldiman, Hendi Copyright (c) 2024 naldiman, Hendi https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 http://ojs.ukip.ac.id/index.php/eirene_jit/article/view/158 Sat, 02 Mar 2024 00:00:00 +0000 MEMAHAMI EKSISTENSI ALLAH DAN IMPLIKASINYA PADA MASA KINI http://ojs.ukip.ac.id/index.php/eirene_jit/article/view/160 <p>Memahami eksistensi Allah merupakan sesuatu yang sangat penting dalam kehidupan semua manusia yang adalah ciptaan Allah.&nbsp; Merupakan suatu kewajiban bagi semua orang untuk memahami Sang penciptanya dengan baik dan benar.&nbsp; Mengapa harus memahami Sang pencipta dengan baik dan benar? Karena pemahaman yang baik dan benar tentang Sang pencipta akan sangat menentukan kehidupan manusia sekarang ini. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah adalah jenis kualitatif melalui metode studi pustaka (<em>library research)</em>. Tahapan dalam penelitian ini dilakukan dengan cara menghimpun beberapa sumber kepustakaan, baik yang bersifat primer maupun sekunder. Menyadari akan keberadaan Allah secara baik dan benar, mengharuskan umat-Nya untuk menyembah-Nya, memuliakan-Nya dan menyaksikan-Nya dalam segala aspek kehidupan manusia sebagai ciptaan-Nya.</p> Ricky Donald Montang Copyright (c) 2024 Ricky Donald Montang https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 http://ojs.ukip.ac.id/index.php/eirene_jit/article/view/160 Sat, 02 Mar 2024 00:00:00 +0000 PERAN GEREJA DALAM MENINGKATKAN MUTU ROHANI PEMUDA http://ojs.ukip.ac.id/index.php/eirene_jit/article/view/169 <p>Pemuda-Pemudi Kristen adalah Penurus Masa Depan Gereja dan Juga Menjadi Tulang Punggung Gereja. Kehidupan Pemuda-pemudi yang nyata dalam Jemaat GKI Oikumene Bahtera Injil Aspol&nbsp; Kualitas Mutu Rohani&nbsp; Mereka Mengalami Penurunan, Sehingga Kebanyakan dari Pemuda-Pemudi tidak aktif dalam Ibadah dan pelayanan baik di gereja mau pun diluar gereja. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui penyebab dari kurangnya keaktifan&nbsp; kaum muda di jemaat gki oikumene bahtera injil aspol dan juga menjelaskan strategis pelayanan dan pembinaan kepada pemuda-pemudi agar mereka bisa membawa dampak yang baik dalam pertumbuhan mutu rohani mereka untuk kembali aktif dalam ibadah dan pelayanan mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu melakukan&nbsp; wawancara secara langsung dan mencacatkan dokumen untuk mengumpulkan data-data&nbsp; yang akan di gunakan untuk menunjang penelitian. srluruh datang yang di peroleh dan&nbsp; di peroleh secara kuliatatif dan setiap data yang di peroleh diverifikasi ulang agar data tersebut di gunakan benar-benar valid. Berdasarkan hasil yang di peroleh dari analisis data yang di gunakan hasil bahwa kurangnya keaktifan pemuda-pemudi diakibatkan dari kurangnnya perang gereja dalam melakukan tugas dan tanggun jawab mereka untuk membina dan membimbing pemuda pemudi dalam menyampaikan firman yang kurang evektif dan kurang nya perhatian dari setiap orang tua pemuda dan juga kurang nya pemahaman sendiri dari setiap pemuda tentang alkitab. berdasarkan hal- hal yang tersebut dapat di simpulkan bahwa untuk meningkatkan mutu rohani pemuda perlu sekali pembinaan-pembinaan&nbsp; rohani yang di lakukan oleh gereja yang di jalankan oleh para hamba tuhan (Pendeta, Majelis Jemaat) terhadap kaum muda serta membuat suatu strategis peyanan yang menarik dan perlunya juga adanya dukungan dari setiap orang tua dengan melakukan mezbah dia dan memberikan nasehat</p> Rita Klara Wakaf, Wiesye Agnes Wattimury, Ricky Donald Montang Copyright (c) 2024 Rita Klara Wakaf, Wiesye Agnes Wattimury, Ricky Donald Montang https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 http://ojs.ukip.ac.id/index.php/eirene_jit/article/view/169 Sat, 02 Mar 2024 00:00:00 +0000