ANALISIS KOMPETENSI KEWIRAUSAHAAN PEMUDA ADAT TERHADAP KEBERHASILAN USAHAMASYARAKAT ADAT BERBASIS PRODUK HASIL ALAMDI PROVINSI PAPUA BARAT DAYA
DOI:
https://doi.org/10.56942/wjme8x33Keywords:
Kompetensi Kewirausahaan, Pemuda Adat, Produk Hasil AlamAbstract
Provinsi Papua Barat Daya memiliki kekayaan sumber daya alam dan budaya yang melimpah, namun potensinya belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat adat. Pemuda adat memegang peran strategis sebagai agen perubahan dalam mengelola potensi ini melalui kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi kewirausahaan pemuda adat, mengidentifikasi faktor-faktor keberhasilan usaha, dan menganalisis pengaruh kompetensi tersebut terhadap keberhasilan usaha berbasis produk hasil alam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan studi kasus pada usaha "Sinagi Papua" di Kabupaten Sorong. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), observasi partisipatif, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara deskriptif induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi kewirausahaan pemuda adat—yang meliputi inovasi produk (seperti pemurnian garam nipa dan olahan sagu), manajemen operasional yang mematuhi legalitas (BPOM, Halal), serta pemberdayaan tenaga kerja lokal—berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan usaha. Faktor kunci keberhasilan usaha meliputi pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan, kualitas produk tersertifikasi, dan adaptasi awal terhadap pemasaran digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kompetensi kewirausahaan, khususnya dalam inovasi dan manajemen digital, sangat krusial untuk meningkatkan ekonomi masyarakat adat tanpa mengorbankan kelestarian budaya dan lingkungan.