PENGARUH LITERASI DIGITAL MARKETING TERHADAP PENJUALAN PETANI UBI KAYU DI KELURAHAN KLAIGIT KABUPATEN SORONG
DOI:
https://doi.org/10.56942/h8kb9t07Keywords:
Literasi, Digital Marketing, PenjualanAbstract
Sektor pertanian ubi kayu di Kelurahan Klaigit memiliki potensi besar untuk mendukung diversifikasi pangan nasional, namun perkembangannya terhambat oleh panjangnya rantai pasok konvensional yang kerap menekan produsen skala kecil. Beranjak dari tantangan logistik tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris signifikansi pengaruh literasi pemasaran digital terhadap tingkat penjualan petani ubi kayu. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode sampel jenuh yang melibatkan keseluruhan 40 petani ubi kayu di wilayah tersebut sebagai responden. Pengumpulan data primer dilakukan melalui instrumen kuesioner berskala yang diisi menggunakan teknik pendampingan wawancara mendalam, lalu diproses melalui serangkaian pengujian asumsi klasik dan analisis regresi linear sederhana. Hasil analisis statistik membuktikan secara meyakinkan bahwa literasi pemasaran digital memiliki pengaruh linier yang positif dan signifikan terhadap peningkatan volume penjualan. Sekalipun masih berada pada tahap pengenalan dasar, kecakapan memfungsikan media sosial dan aplikasi pesan instan telah memampukan petani untuk memutus ketergantungan pada tengkulak, menjangkau konsumen akhir, dan meramu strategi transaksi luring serta daring secara terpadu.