OPTIMALISASI KOMUNIKASI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN TAMBRAUW

Authors

  • Frengki Rumfaker Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Papua

DOI:

https://doi.org/10.56942/3d17gc43

Keywords:

Komunikasi Organisasi, Motivasi Kerja, Kinerja Pegawai, Pelayanan Kesehatan

Abstract

Kinerja pegawai merupakan penentu utama keberhasilan pelayanan publik, khususnya pada sektor kesehatan daerah yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis sejauh mana optimalisasi komunikasi organisasi dan motivasi kerja memengaruhi kinerja pegawai di Dinas Kesehatan Kabupaten Tambrauw. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengambilan sampel jenuh, melibatkan seluruh populasi sebanyak 30 pegawai sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner skala Likert dan analisis data sekunder demografis, yang selanjutnya diolah menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS 25. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial, komunikasi organisasi (t hitung = 2,863; p = 0,008) dan motivasi kerja (t hitung = 3,943; p = 0,001) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Pengujian secara simultan membuktikan bahwa komunikasi dan motivasi secara bersama-sama memberikan pengaruh yang sangat signifikan (F hitung = 27,540; p = 0,000). Nilai Adjusted R Square sebesar 0,647 mengindikasikan bahwa 64,7% variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh kedua variabel independen tersebut, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Kesimpulannya, penguatan alur komunikasi yang transparan dan penataan sistem motivasi yang berkeadilan, khususnya terkait skema insentif, sangat krusial dalam mendorong produktivitas tenaga kesehatan di tingkat daerah.

Downloads

Published

2026-03-05