Analisis Budaya Organisasi dan Kinerja Pelayanan Pada Organisasi Gereja (Studi Jemaat GPI Papua Bethlehem Sorong)
DOI:
https://doi.org/10.56942/388bdr18Keywords:
Budaya Organisasi, Gereja, Internalisasi Nilai, Komunikasi Organisasi, Kinerja PelayananAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis budaya organisasi dan hubungannya dengan kinerja pelayanan pada jemaat GPI Papua Bethlehem Sorong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berkembang melalui praktik pelayanan yang diwariskan antar pelayan dan didominasi oleh kebiasaan kerja yang telah berlangsung lama. Internalisasi nilai organisasi berlangsung melalui proses pendampingan, pembelajaran sosial, dan keterlibatan langsung dalam pelayanan. Komunikasi memanfaatkan media digital dan rapat pelayanan, namun masih menghadapi kendala responsivitas dan konsistensi koordinasi. Kinerja pelayanan secara umum berjalan baik, meskipun pelaksanaan beberapa program masih dipengaruhi keterbatasan pembiayaan dan variasi partisipasi pelayan. Penelitian ini menemukan bahwa budaya organisasi berkontribusi terhadap kinerja pelayanan melalui internalisasi nilai kerja sama, tanggung jawab, kesetiaan, kerelaan hati, dan komunikasi yang mendukung kinerja pelayanan gereja.