COMMUNIO TRINITARIS: TINJAUAN DOGMATIK KATOLIK TERHADAP PRAKSIS PERIKHORESIS SOSIAL DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.56942/pnzyh369Keywords:
Trinitas, communio, perichoresis, intoleransi, relasi sosialAbstract
Penelitian ini bertujuan mengkaji doktrin Trinitas sebagai paradigma relasional dalam menjawab krisis intoleransi di Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kepustakaan, yang mengintegrasikan analisis historis-dogmatis, linguistik-teologis, dan kontekstual-sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Trinitas tidak hanya merupakan formulasi iman yang bersifat metafisis, tetapi juga mengandung dimensi relasional yang kuat melalui konsep communio dan perichoresis. Pendekatan klasik yang menekankan substansi dinilai penting untuk menjaga ortodoksi, namun kurang memadai dalam menjawab konteks sosial, sementara pendekatan relasional menawarkan relevansi yang lebih kontekstual dan aplikatif.
Penelitian ini mengembangkan konsep Perikhoresis Sosial sebagai kebaruan, yaitu model relasi yang berakar pada dinamika Trinitas dan dirumuskan melalui prinsip kesetaraan, keterbukaan, dan kooperasi. Dalam konteks Indonesia, intoleransi dipahami sebagai manifestasi krisis relasional yang memerlukan transformasi paradigma relasi, bukan sekadar pendekatan legal-formal. Selain itu, keluarga sebagai Ecclesia Domestica dipandang sebagai basis praksis dalam menginternalisasi nilai-nilai relasional tersebut. Dengan demikian, Trinitas memiliki daya transformatif sebagai paradigma relasi yang mampu membangun kehidupan sosial yang inklusif, dialogis, dan berkelanjutan dalam masyarakat plural.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rosalia Enny Astuti, Felisitas Yuswanto, Anthony Kurniawan Wyatno, Yanto Sandy Tjang, Elisa Bomba

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Copyright and License
Copyright
Tentang hak cipta, penulis menyetujui persyaratan sebagai berikut:
- Hak Penulis: Penulis mempertahankan hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang berkaitan dengan artikel. Penulis juga diizinkan untuk menggunakan kembali substansi artikel di situs web pribadi, repositori institusi, atau tujuan lain seperti penelitian lebih lanjut, kuliah, buku, atau diskusi kelas dengan pengakuan publikasi awal di jurnal ini.
- Jaminan dari Penulis: Penulis menjamin bahwa artikel adalah asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah diterbitkan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang diberikan secara eksklusif pada penulis dan bebas dari hak pihak ketiga, dan bahwa penulis telah memperoleh izin tertulis yang diperlukan untuk mengutip dari sumber lain.
- Lisensi Penerbitan dan Pengarsipan: Penulis memberikan Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan hak publikasi dan distribusi pertama dalam edisi elektronik dan cetak artikel secara bersamaan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC- SA 4.0). Jika naskah diterima untuk diterbitkan, penulis harus mengisi, menandatangani dan mengirimkan kembali Deklarasi dan Jangka Waktu Hak Cipta. Penulis juga setuju untuk memberikan Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan hak untuk membuat dan menyimpan salinan arsip elektronik dari artikel tersebut.
License
Semua karya dalam jurnal ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License yang memungkinkan orang lain untuk:
- Bagikan: salin dan distribusikan kembali materi dalam media atau format apa pun
- Adaptasi: remix, ubah, dan buat materi
Di bawah ketentuan berikut:
- Atribusi: Anda harus memberikan kredit yang sesuai (yaitu, kutipan yang tepat dari publikasi awal dalam jurnal ini), memberikan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan. Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara apa pun yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- NonKomersial: Anda tidak boleh menggunakan materi untuk tujuan komersial.
- ShareAlike: Jika Anda me-remix, mengubah, atau membangun materi, Anda harus mendistribusikan kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama seperti aslinya.


