MEMAHAMI MUNUS TRIPLEX KRISTUS DAN IMPLIKASINYA PADA MASA KINI

Authors

DOI:

https://doi.org/10.56942/cxej4k54

Keywords:

Munus Triplex, Nabi, Imam, Raja, Implikasi Praktis, Misi Gereja

Abstract

Doktrin Munus Triplex atau Tiga Jabatan Kristus sebagai Nabi, Imam, dan Raja, merupakan salah satu fondasi kristologi yang krusial dalam teologi Kristen. Namun, di era modern, pemahaman terhadap tiga jabatan ini sering kali mengalami reduksi sekadar sebagai konsep historis-teologis tanpa relevansi praktis. Penelitian ini bertujuan untuk mengontekstualisasikan kembali doktrin Munus Triplex dan menemukan implikasi konkretnya bagi kehidupan gereja dan orang percaya di masa kini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), menganalisis teks-teks Alkitab, literatur teologi klasik, serta pemikiran teolog kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Munus Triplex bukan hanya identitas fungsional Kristus di masa lalu, melainkan sebuah cetak biru (blueprint) bagi misi gereja masa kini. Pertama, jabatan Nabi mengimplikasikan panggilan gereja untuk menyuarakan kebenaran prophetic di tengah krisis moral dan keadilan sosial. Kedua, jabatan Imam memanggil orang percaya untuk menjalankan fungsi pastoral, rekonsiliasi, dan pelayanan yang penuh empati di dunia yang terluka. Ketiga, jabatan Raja menginspirasi kepemimpinan yang melayani (servant leadership) dan penegakkan syalom Allah di berbagai bidang kehidupan.

Downloads

Published

17-07-2026

How to Cite

MEMAHAMI MUNUS TRIPLEX KRISTUS DAN IMPLIKASINYA PADA MASA KINI. (2026). EIRENE : Jurnal Ilmiah Teologi, 11(1), 81-95. https://doi.org/10.56942/cxej4k54

Similar Articles

41-50 of 57

You may also start an advanced similarity search for this article.