KAMPANYE LINGKUNGAN BERBASIS MEDIA SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN SISWA/I SMP N. 4 KOTA SORONG TERHADAP PENGURANGAN SAMPAH PLASTIK DI KOTA SORONG, PAPUA BARAT DAYA

Authors

  • Novalin M Syauta Universitas Kristen Papua, Program Studi Hukum
  • Weron Murary Universitas Kristen Papua, Program Studi Hukum
  • Dian Mega Erianti Renouw Universitas Kristen Papua, Program Studi Hukum
  • Raymond R Morintoh Universitas Kristen Papua, Program Studi Hukum

DOI:

https://doi.org/10.56942/1x1q2d44

Keywords:

Kampanye Lingkungan, Media Sosial, sampah plastik, pelajar, Kota Sorong

Abstract

Sampah plastik merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang semakin mengkhawatirkan karena sulit terurai dan berpotensi menimbulkan pencemaran tanah, air, serta ekosistem laut. Kota Sorong sebagai wilayah pesisir memiliki tantangan dalam pengelolaan sampah plastik yang memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk pelajar. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa SMP Negeri 4 Kota Sorong terhadap pengurangan sampah plastik melalui kampanye lingkungan berbasis media sosial. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 11 Juni 2026 dengan melibatkan 125 siswa. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, studi kasus, kuis edukatif, dan deklarasi peduli lingkungan. Materi yang diberikan mencakup dampak sampah plastik terhadap lingkungan dan kesehatan, prinsip 5R (Refuse, Reduce, Reuse, Recycle, dan Repair), pemanfaatan media sosial sebagai sarana kampanye lingkungan, serta etika bermedia sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai bahaya sampah plastik dan pentingnya menjaga lingkungan. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme dalam memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan pesan-pesan lingkungan yang positif. Kegiatan ini berhasil mendorong tumbuhnya kesadaran dan komitmen siswa untuk menjadi pelopor lingkungan di sekolah maupun masyarakat. Dengan demikian, media sosial dapat menjadi sarana edukasi yang efektif dalam membangun perilaku ramah lingkungan di kalangan generasi muda

References

Bank, W. (2021). Marine Debris Hotspot Rapid Assessment for Indonesia. World Bank.

Cnaan, R. A., & Milofsky, C. (2007). Handbook of Community Movements and Local Organizations. Springer.

Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2010). Users of the World, Unite! The Challenges and Opportunities of Social Media. Business Horizons, 53(1), 59–68. https://doi.org/10.1016/j.bushor.2009.09.003

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (2024). Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional Tahun 2024. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

Nasrullah, R. (2022). Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Simbiosa Rekatama Media.

Paulo Freire. (2005). Pedagogy of the Oppressed. Continuum.

Programme, U. N. E. (2023). Turning Off the Tap: How the World Can End Plastic Pollution. United Nations Environment Programme.

Salim, E. (2010). Lingkungan Hidup dan Pembangunan. Mutiara.

UNESCO. (2021). Education for Sustainable Development: A Roadmap. UNESCO Publishing.

Zulkarnain, I. (2021). Kampanye Lingkungan Berbasis Media Digital dalam Meningkatkan Kesadaran Generasi Muda. Jurnal Pendidikan Lingkungan, 8(2), 115–124.

Downloads

Published

30-05-2026

How to Cite

KAMPANYE LINGKUNGAN BERBASIS MEDIA SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN SISWA/I SMP N. 4 KOTA SORONG TERHADAP PENGURANGAN SAMPAH PLASTIK DI KOTA SORONG, PAPUA BARAT DAYA. (2026). SOLIDEO Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 96-104. https://doi.org/10.56942/1x1q2d44

Similar Articles

11-20 of 49

You may also start an advanced similarity search for this article.